DISCLAIMER

Blog ini adalah inisiatif dari beberapa orang yang berhimpun dalam Organisasi Kemasyarakatan yang bernama Garda Kedaulatan Indonesia (GKI) yang berkepentingan untuk ikut berpartisipasi dalam melahirkan kepemimpinan nasional yang mampu mengemban amanah sebagaimana yang telah digariskan dalam UUD Tahun 1945 dan sekaligus mampu mengimplementasikannya. Melalui pengamatan dan pengkajian mendalam yang dilakukan oleh Garda Kedaulatan Indonesia atas sosok Tokoh Nasional DR. Rizal Ramli, baik itu menyangkut gagasan, konsep dan pemikiran ekonomi DR. Rizal Ramli dan kiprahnya selama menjabat sebagai Menko Perekonomian di era Presiden Gus Dur, maupun sebagai ekonom kelas dunia dengan ECONITnya. Garda Kedaulatan Indonesia menyimpulkan bahwa DR. Rizal Ramli adalah figur yang potensial dan memiliki intergritas untuk dicalonkan sebagai Presiden RI berikutnya. Berdasarkan pertimbangan inilah Garda Kedaulatan Indonesia mempersembahkan Blog ini kepada masyarakat Indonesia, dengan tujuan agar masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal pemikiran, gagasan dan konsep dari seorang DR. Rizal Ramli yang selanjutnya diharapkan masyarakat Indonesia memiliki visi yang sama dengan Garda Kedaulatan Indonesia untuk mendukung dan mencalonkan DR. Rizal Ramli sebagai calon Presiden RI berikutnya yang potensial untuk mendapat dukungan kita semua mayoritas rakyat pemilih Indonesia. Untuk diketahui blog ini tidak ada hubungannya atau diketahui oleh DR. Rizal Ramli, ini murni inisiatif dari Garda Kedaulatan Indonesia untuk mensosialisasikan sosok DR. Rizal Ramli sebagai figur yang paling potensial dan memiliki integritas menjadi Presiden Indonesia berikutnya, apabila blog ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat, khususnya kepada DR. Rizal Ramli, maka Garda Kedaulatan Indonesia secara resmi akan menyampaikan dan memberitahukan kepada yang bersangkutan, dan sekaligus mendesak DR. Rizal Ramli agar bersedia dicalonkan sebagai Presiden Indonesia pada 2014 mendatang.

Rabu, 08 Agustus 2012

BERSIH DARI DOSA KORUPSI, RIZAL RAMLI CAPRES KUAT 2014



Karena masyarakat sudah jenuh dengan figur-figur usang yang disuguhkan partai politik, wacana calon presiden alternatif terus bergulir. Masyarakat menyaring sendiri calon pemimpinnya.
Hasil survei dari Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan periode 20-30 Juni 2012, cukup mengejutkan. Hasil survei mengungkapkan, hingga kini belum ada calon presiden yang kuat secara elektoral.
Dan hingga kini pula belum ada capres yang memiliki tingkat elektabilitas di atas 20 persen sebagaimana dialami SBY dalam Pemilu 2009. Berdasarkan survei yang melibatkan 1.219 responden itu, publik yang belum menentukan pilihan mencapai 60 persen. Bisa dikatakan, jika Pilpres dilakukan hari itu maka angka Golput mencapai 60 persen.
Namun Capres alternatif mulai dielu-elukan. Sejumlah nama dengan berbagai latar belakang dijagokan untuk memuaskan dahaga kepercayaan rakyat pada para tokoh jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2014.
Belakangan ini, nama mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Rizal Ramli, kembali diperbincangkan. Rizal Ramli disebut-sebut lantaran terkenal dengan idealisme dan integritasnya. Dia juga dianggap bersih dari dosa korupsi.
Hari ini, Ketua Umum Presidium Dewan Pemimpin Nasional (DPN) Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara, Sudir Santoso di sela-sela silaturrahmi sekaligus konsolidasi kepala desa se Kabupaten Nganjuk, di Balai Desa Kudu, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur beberapa saat lalu (Senin, 6/8), mendeklarasikan dukungan kepada Rizal Ramli.
“Dengan berbagai ikhtiar, kita mendeklarasikan dan mendorong DR. Rizal Ramli menjadi capres alternatif,” tegasnya.
Menurut dia, calon-calon presiden yang dimunculkan partai politik saat ini sudah tidak layak. Selain pertimbangan sisi integritas, kapabilitas mereka untuk bisa mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat divonis sangat minim.
Sejauh ini, calon presiden yang sudah dideklarasikan oleh partai politik adalah Menko Perekonomian Hatta Rajasa (PAN), Prabowo Subianto (Gerindra), dan Aburizal Bakrie (Golkar). Ada pula nama Megawati Soekarnoputri (PDIP).
“Itu stok lama, barang reject. Rakyat harus diberi pilihan, jangan orang-orang itu saja,” imbau Sudir.
Sudir berjanji akan mengerahkan segala daya upayanya untuk terus mengkonsolidasikan kekuatan-kekuatan yang ada, terutama kekuatan masyarakat desa, dalam memperjuangkan DR. Rizal Ramli sebagai presiden mendatang. Kemampuan Rizal Ramli yang juga Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan, dinilai Sudir, masih lebih baik dibandingkan calon-calon yang saat ini sudah memasang foto, baliho dan spanduk-spanduk di jalanan.
“Sekarang ini zaman pencitraan. Orang desa tahu kok, tidak akan tertipu. Kalaupun tidak pintar tapi mereka teliti,” tegas dia.(red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar